Hutan rawa gambut pesisir Riau menyimpan cadangan karbon organik yang sangat masif di bawah bentangan vegetasinya. Struktur tanah organik yang terbentuk selama ribuan tahun ini bukan sekadar hamparan lahan basah, melainkan penopang hidrologi yang menjaga kawasan pesisir dari intrusi air laut dan ancaman kekeringan ekstrem.
Fungsi Hidrologi dan Penyerapan Karbon
Ketika kedalaman gambut terjaga dalam kondisi basah alami, mikroekosistem di dalamnya bekerja menahan limpasan air hujan dan melepaskannya secara perlahan saat musim kemarau. Penurunan muka air tanah akibat drainase buatan memicu oksidasi cepat yang melepaskan emisi karbon skala besar ke atmosfer serta merusak daya tampung alami ekosistem.
Strategi Pemulihan Berbasis Bentang Alam
Pemulihan lahan gambut terdegradasi membutuhkan pendekatan ilmiah yang terintegrasi dengan pemantauan vegetasi asli seperti kompasia dan meranti rawa. Penyekatan kanal secara disiplin serta pembasahan kembali menjadi langkah mendasar untuk mengembalikan fungsi ekologis bentang alam Riau secara berkelanjutan.
